Ilustrasi : Foto.net
Ilustrasi : Foto.net

Bencana Bertururt - Turut Terjadi Di Indonesia Saat Ini, Hadits Berikut Menjelaskan Penyebabnya!

TOPmedia – Januari 2021, seharusnya di sambut dengan semangat bagi semua penduduk dunia, termasuk  bagi penduduk Bangsa Indonesia. Namun, awal bulan di tahun 2021 ini memberikan luka yang sangat mendalam bagi masyarakat Indonesia, dengan adanya bencana alam yang datang bertubi – tubi di awal tahun ini.

Dalam waktu dekat ini, peristiwa demi periistiwa terjadi di Indonesia yang di awali dengan bencana alam longsor, jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Gempa Bumi, Air Laut Pasang, Banjir dan erupsi gunung berapi. Apakah itu sebagai salah satu tanda – tanda kiamat menurut Islam? 

Sebab, kata orang bijak, dengan banyaknya tanda-tanda seperti bencana yang terjadi di tengah-tengah kita menunjukkan bahwa bumi semakin tua dan kiamat sudah dekat.

Namun, tidak ada yang bisa mengetahui dan memastikan kapan kiamat akan tiba. Tetapi, Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam dalam sejumlah haditsnya menjelaskan beberapa tanda-tanda kiamat. Sebagiannya ada yang berupa tanda kiamat kecil dan ada pula tanda kiamat besar. 

Tanda – Tanda kiamat kecil sebelum terjadinya hari kiamat itu di antaranya hilangnya ilmu, merebaknya kebodohan, merebaknya minuman khamer, dan lain sebagainya. Berikut ini, beberapa tanda kiamat kecil dalam hadits Rasulullah SAW:  

1.Banyaknya bencana, kekacauan, dan alharj, waktu terasa singkat, kekikiran merajalela, dan ilmu agama dicabut adalah tanda-tanda kiamat kecil menjelang tanda-tanda kiamat besar

Inilah point yang paling sesuai dengan keadaan di Indonesia sekarang ini. Banyaknya Bencana alam yang sudah di sebutkan di paragraph awal tadi dan banyaknya para ulama yang meninggal dunia, membuat semua umat islam khawatir. Akankah ini menjadi tanda – tanda akhir zaman yang semakin dekat ?

Dalam hadits dijelaskan bahwa ilmu agama dicabut dengan diawali terjadinya kematian para ulama, kemudian ulama dan pemimpin yang bodoh diangkat untuk dipercaya. Sehingga, terjadilah kebodohan yang merajalela, banyak orang yang minum minuman keras dan zina dilakukan secara terang-terangan.

عن أبي هريرة -رضي الله عنه وأرضاه-، عن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال: "يتقارب الزمان، يُقْبَضَ الْعِلْمُ ، وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ, ويلقى الشح، ويكثر الهرج"، قالوا: وما الهرج يا رسول الله؟ قال: "القتل القتل"

Abu Hurairah berkata: Rasulullah SAW telah bersabda tentang tanda-tanda kiamat. Zaman (waktu) terasa dekat (ringkas), ilmu agama dicabut, banyaknya bencana atau kekacauan, kekikiran merajalela dan banyak alharj. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apakah itu Al-Harj? Rasulullah menjawab: Pembunuhan.” (HR Muslim)

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ : أَنْ يُرْفَعَ العِلْمُ وَيَثْبُتَ الجَهْلُ ، وَيُشْرَبَ الخَمْرُ ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا

Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW bersabda: Di antara tanda-tanda terjadinya hari kiamat, yaitu diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, banyaknya orang yang meminum minuman keras dan zina dilakukan dengan terang-terangan.” (HR Muslim)

 

2.Akan banyak praktik riba terjadi di mana-mana menjelang hari kiamat 

Sebagaimana diketahui, di zaman sekarang, banyak sekali praktik riba mulai dari rentenir, tengkulak, sampai pinjaman yang ditawarkan secara daring melakukan praktik riba.

عن أبي هريرة رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم، ولكن بلفظ: لَيَأْتِيَنّ علَى النّاسِ زَمَانٌ لاَ يَبْقَى أحَدٌ إلاّ أكَلَ الرّبَا، فَإنْ لَمْ يَأْكُلْهُ أصَابَهُ مِنْ غُبَارِهِ

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda, “Benar-benar akan datang kepada manusia suatu zaman di mana-mana tidak ada seorang pun di antara mereka kecuali memakan harta riba. Sekiranya ia tidak memakannya, setidaknya ia terkena debunya.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

 

3.Munculnya beragam fitnah juga menjadi tanda-tanda kiamat kecil

عَنْ أَبِي مُوسَى رضي الله تعالى عنه قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-: « إِنَّ بَيْنَ يَدَي اَلسَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اَللَّيْلِ اَلْمُظْلِمِ, يُصْبِحُ اَلرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا, وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا. اَلْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ اَلْقَائِمِ وَالْقَائِمُ خَيْرٌ مِنْ اَلْمَاشِي, وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنْ اَلسَّاعِي؛ فَكَسِّرُوا قِسِيَّكُمْ, وَقَطِّعُوا أَوْتَارَكُمْ, وَاضْرِبُوا بِسُيُوفِكُمْ اَلْحِجَارَةَ, فَإِنْ دُخِلَ عَلَى أَحَدٍ مِنْكُمْ, فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ اِبْنَيْ آدَمَ »

Dari Abu Musa Al-Asy"ari RA, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya menjelang datangnya hari kiamat (terjadi) banyak fitnah, bagaikan bagian malam yang gelap gulita. Seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman dan di sore harinya menjadi kafir. (Ada) yang di sore harinya dalam keadaan beriman dan di pagi harinya menjadi kafir. Orang yang duduk di saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri di saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan, dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika (rumah) salah seorang dari kalian dimasuki (fitnah), maka jadilah seperti yang terbaik dari kedua anak Adam (Habil).” (HR Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim dalam al-Mustadrak) 

(RED)

 

 

Sumber : Sahijab.com

 

 

 

 

berita terkait

Komentar