Puluhan warga Kelurahan Sumur Pecung, dari lingkungan Ciceri Jaya mendatangi Kantor Dinsos Kota Serang Kota Serang, Jalan Raya Ciracas, Jum'at(29/5/2020). (Foto:Topmedia)
Puluhan warga Kelurahan Sumur Pecung, dari lingkungan Ciceri Jaya mendatangi Kantor Dinsos Kota Serang Kota Serang, Jalan Raya Ciracas, Jum'at(29/5/2020). (Foto:Topmedia)

Bantuan Terdampak Covid-19 Tak Kunjung Turun, Warga Ciceri Geruduk Dinsos Kota Serang

SERANG, TOPmedia - Bantuan warga terdampak Covid-19 di Kota Serang kembali ramai di perbincangkan. Bahkan menimbulkan polemik maupun aksi massa di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang.

Seperti kali ini, puluhan warga Kelurahan Sumur Pecung, dari lingkungan Ciceri Jaya mendatangi Kantor Dinsos Kota Serang. Yang sebelumnya, mereka beramai-ramai telah menyerbu Kantor Kelurahan Sumur Pecung.

Kedatangan 70 warga tersebut, dalam rangka menanyakan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi maupun pusat.

Karena menurut salah satu warga Ciceri Jaya, Sukaesih. di kampung tempat tinggal dirinya tidak ada yang mendapatkan bantuan terdampak Covid-19, baik sembako maupun Bantuan Sosial Tunai (BST).

Padahal, kata Sukaesih, seluruh warga di Kampung Ciceri Jaya telah mengumpulkan KTP maupun KK. Namun hingga kini, bantuan pun tak kunjung datang.

"Kita geram, karena data di minta. Tapi bantuan tak datang. Saat kita di Kantor Dinsos pun, data kewenangan Pemerintah Pusat maupun Provinsi," ungkap Sukaesih seusai aksi di depan kantor Dinsos Kota Serang, Jalan Raya Ciracas, Jum'at(29/5/2020).

Sementara itu, Sekretaris Lurah Sumur Pecung, Tuti Sumiyati mengakui, telah mengajukan data penerima bantuan terdampak Covid-19 kepada Dinsos Kota Serang. Namun, sambungnya, pihak Kelurahan kurang mengerti untuk yang menerima bantuan atau tidak.

"Curhat aja ni mas, kelurahan udah mengumpulkan data warga dan dikirim ke Dinsos Kota. Kelurahan juga menerima data penerima sembako dari Dinsos Kota, dan tinggal menyalurkan sembako sesuai dengan data penerima," ujar Tuti melalui sambungan telephone.

Tuti juga menjelaskan, saat itu Kelurahan Sumur Pecung mengajukan 2.000 lebih pengajuan warga terdampak Covid-19, melalui KK dan KTP.

Tetapi, masih dikatakan Tuti, hanya 1.383 yang menerima bantuan terdampak Covid-19. "Bantuan dari Kota sebanyak 45 KK, Provinsi 1.200 KK, dan Pusat 138 KK. Semua data penerima ditentukan oleh Dinsos dan Kemensos," jelasnya.

Sisi lainya, Kadinsos Kota Serang, Poppy Nopriadi menegaskan, bahwasnya penerima bantuan terdampak Covid-19  kewenangan Pemerintah Pusat melalui Kementrian, dan begitu juga Provinsi.

"Kita ga bisa ikut campur kapan mereka penyaluran, Kalau mau kamu tanya ke Dinsos Provinsi secara langsung. Biar tidak ada kesalahfahaman," singkat Poppy.

Di ketahui, untuk bantuan terdampat Covid-19, Pemkot Serang memberikan bahan baku sembako, dan Pemerintah Provinsi maupun Pusat berupa uang tunai. (Feby/Red)

berita terkait

Komentar

pCloud Premium