Pengukuhan Asosiasi Pengusaha Bayah (ASSAH). (Foto: TOPmedia)
Pengukuhan Asosiasi Pengusaha Bayah (ASSAH). (Foto: TOPmedia)

Asosiasi Pengusaha Bayah Periode 2019-2022 Dikukuhkan, Diharapakan Mampu Jadi Aspirator Masyarakat

LEBAK, TOPmedia - Asosiasi Pengusaha Bayah (ASSAH) periode 2019-2022 resmi dikukuhkan, Rabu (11/9/2019). Pengukuhan ini dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dengan dihadiri dari perwakilan PT Cemindo Gemilang dan tokoh masyarakat Bayah.

Camat Bayah Suyanto kepada TOPmedia menuturkan, dirinya sangat setuju sekali dengan adanya ASSAH tersebut. Agar kedepan masyarakat Bayah bisa terminimalisir dari permasalah-permasalahan, seperti contohnya masalah asap atau debu yang diakibatkan dari demaga PT Cemindo Gemilang. Ia berharap, mungkin dengan adanya ASSAH bisa menjembatani keluhan-keluhan masyarakat, jadi ia berharap ASSAH bukan hanya pengusaha saja, tapi bisa sebagai aspirator masyarakat juga.

“Seperti sekarang, saya merasa prihatin sekali dengan adanya penyedotan pasir di tengah laut, dasar gunungnya sudah gundul, pasir di laut juga dikeruk. Bagaimana nasib masyarakat Bayah dan sekitarnya 10 sampe 20 tahun kedepan?,” ujar Suyanto, saat ditemui di sela-sela acara, Rabu (11/9/2019).

“Kami pemerintah kecamatan dan seluruh masyarakat juga menolak, Bayah jangan ada penjualan miras, dua jangan ada warung remang-remang. Jadi, minimal dengan berdirinya ASSAH ini kandungan mineral yang ada di Bayah bisa terselamatkan, maksimalnya bisa dirasakan penduduk setempat,“ tambah Suyanto.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Pengusaha Bayah (ASSAH) H Sam'un kepada TOPmedia menuturkan, berdirinya ASSAH ini kami merasa prihatin dengan adanya berbagai permasalahan yang ada di Bayah ini, misalnya pengusaha lokal pada gulung tikar, karena tidak kuat dengan lamanya pembayaran dari PT Cemindo.

“Kami Asosiasi Pengusaha Bayah sudah siap dengan semua konsekuensinya, disamping management kami juga Insya Alllah siap untuk kerjasama dengan perusahaan PT Cemindo Gemilang maupun SCG," ujarnya.

Lanjut Sam'un, pihaknya tidak akan hanya menjadi seorang pengusaha Bayah saja, tapi ASSAH ini harus menjadi pem backup, aspirator, dan kepanjangan tangan masyarakat Bayah. “Misalnya, masalah perekrutan tenaga kerja. Kami pasti akan utamakan masyarakat sekitar dahulu, walaupun bagaimana tetep masyarakat Bayah dan sekitarnya harus diutamakan,” tandas Sam'un. (Uwa endin/Red)

berita terkait

Komentar