Angkutan Kota serang/ilustrasi (Foto:Net)
Angkutan Kota serang/ilustrasi (Foto:Net)

Belum Terima Sosialisasi, Angkot Kota Serang Belum Siap Terapkan Permenhub No 29

SERANG, TOPmedia - Sejumlah pengemudi angkutan umum perkotaan (Angkot) di Kota Serang mengaku belum mengetahui tentang Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 29 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Angkutan Umum.

Padahal dalam peraturan menteri yang berlaku tiga tahun sejak disahkan itu, mulai Februari tahun 2018 angkot harus mulai berbenah untuk memberikan pelayanan kepada penumpang salah satunya adalah penyediaan sistem pengatur suhu alias AC.

Mastur salah satu pengemudi Angkot asal Kota Serang menuturkan selama tahun 2018 sampai hari ini dirinya belum mendapatkan sosialiasi Permenhub no 29 dari dishub Kota Serang.

Dirinya juga merasa bingung jika nanti harus menggunakan AC didalam angkotnya. Sebab menurutnya dengan adanya AC otomatis pintu harus selalu tertutup.

"Kalau pintu ditutup nanti dikira kita gak narik, selama ini kan angkot itu pintu belakang selalu terbuka," katanya, Kamis (10/1).

Selain itu, dikatakan Mastur dengan kondisi di Kota Serang yang masih semrawut penataan angkotnya sangat sulit untuk menerapkan itu karena penghasilan para supir yang tidak menentu.

"Kalau masang AC kan butuh biaya buat masangnya, nanti kalau ongkos di naikin, penumpang menerima tidak itu juga kan yang harus dipikirkan bareng-bareng," ujarnya.

Senada dikatakan oleh Naim supir angkot yang biasa mangkal di Terminal Cipocok Jaya Kota Serang. Ia mengaku hingga saat ini belum menerima sosialisasi hal itu dari Dishub Kota Serang.

"Kalaupun ada sosialisasi kita belum tentu mau yah, karena tadi itu harus ada biaya tambahan sementara saat ini kan penghasilan kita gak nentu dapat buat makan saja kita udah bersyukur," ucapnya.

Sementara itu Sulis pelajar salah satu SMA yang sering menggunakan jasa angkot dalam beraktivitas sehari-hari menuturkan dirinya sepakat jika ada pembenahan angkutan umum terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Apalagi kalau memang di angkot itu harus ada AC saya ngedukung banget. Kebetulan kan Cuaca di Kota Serang itu kan panas banget jadi cocok kalau angkot harus di pasang AC," ucapnya riang.

Namun keinginan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan bagus dari para pengemudi dan pemilik angkot belum bisa dirasakan.

Pasalnya hingga Januari 2019 para pengemudi maupun pemilik angkot di Kota Serang belum menerapkan Permenhub tersebut disebabkan belum adanya sosialisasi dari Dishub Kota Serang.

Hal tersebut pun diakui oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang Mujimi, menurutnya, Dishub Kota Serang belum melakukan  sosialisasi Permenhub no 29 tahun 2015 kepada para pengemudi dan pemilik angkot itu dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh dishub.

"Secara umum belum sosialisasi, karena di kota Serang kemampuan ke arah sana belum memadai dan mencapai arah kesana angkutannya. Nanti kalau kedepan ada hal yang terkait kemampuannya bisa apa gak angkot di Kota Serang menerapkan itu," ujarnya.

Selain itu lanjutnya, saat ini keberadaan angkot di Kota Serang sudah mulai tergusur oleh keberadaan moda transportasi online yang mulai menjamur di Kota Serang.

"Keberadaan angkot di Kota Serang ini kan sebenarnya angkat terancam kepunahannya oleh keberadaan transportasi online itu. Jadi susah juga nerapin itu," ujarnya.

Diketahui di beberapa Kota seperti Bogor, Depok, Bekasi Jakarta dan Bandung pemerintah setempat melalui dishub sudah mulai menerapkan pemasangan AC di Angkot. Bahkan Kabupaten Ciamis yang lebih kecil dari Kota Serang sudah menerapkan itu. (Ly/Red)

berita terkait

Komentar