Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

Anggota DPRD Banten Tolak Penambahan Pejabat Eselon III dan IV di SOTK Baru

SERANG, TOPmedia - Menanggapi adanya usulan Pemprov Banten terkait penambahan pegawai eselon III yang semula 191 orang menjadi 194 orang. Kemudian eselon IV yang semulanya berjumlah 497 orang menjadi 549 orang. Sejumlah anggota DPRD Banten menilai penambahan tersebut hanya pemborosan.

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, mendesak  Pemerintah Provinsi Banten agar mengefesinsikan rencana penambahan Aparatur Negeri Sipil (ASN) dalam rancangan penyesuaian Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru.

Dikatakan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Banten Ade Hidayat, penyesuaian SOTK baru bakal memangkas jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Kalau sifatnya penyesuain SOTK baru mau mengefisiensikan kinerja Pemprov, harusnya kan rencana penambahan itu bisa dievaluasi lagi supaya lebih ramping komposisinya," kata Ade Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/9/2016).

Kondisi tersebut, menurut Ade, perlu adanya pengkajian kembali agar fungsi pelayanan publik lebih optimal kedepannya.

"Jadi tinggal disesuaikan saja sama kebutuhan, biar kebutuhan publik nanti bisa optimal kedepannya" tegasnya.

Hal serupa dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Banten Yoyon Sujana, yang menilai rencana pemprov akan melakukan penambahan ASN kurang tepat.

Menurutnya, penempatan eselon III dan IV nanti, harus sesuai dengan kapasitas yang dimiliki orang tersebut dibidangnya masing-masing.

"Jangan sampai penempatan ini hanya karena kesenangan dan kedekatan saja. Tapi harus sesuai dengan kemampuan yang dimiliki," ungkap Yoyon. (Oc/red)

berita terkait

Komentar