Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, saat menunjukan barang bukti kasus pencungkilan mesin ATM di Serang, Jumat (18/01/2019). (Foto:Topmedia)
Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, saat menunjukan barang bukti kasus pencungkilan mesin ATM di Serang, Jumat (18/01/2019). (Foto:Topmedia)

Alasan Ekonomi, Dua Kakak Beradik Asal Lampung Cungkil Mesin ATM di Serang

SERANG,TOPmedia - Polres Serang menangkap dua pelaku pencungkil mesin ATM BRI, saat beraksi pada Kamis, 10 Januari 2019, sekitar pukul 02.00 wib.

Kedua pelaku bernama Deni Setiawan dan Asmuni, kakak beradik asal Kabupaten Tanggamus, Lampung. Melakukan kejahatan di mesin ATM depan PT Luncheong Brothers, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.

"Motifnya mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pelaku melakukan curat di mesin ATM," kata AKBP Indra Gunawan, Kapolres Serang, Jumat (18/01/2019).

Deni yang merupakan kakak dari Asmuni, berperan memasukkan kartu ATM BRI asli ke mesin ATM untuk mengambil uang senilai Rp 1.250.000.

Saat bagian mesin ATM mengeluarkan uang, Asmuni mencabut kabel listrik mesin ATM. Mesin pun mati dan pada bagian pengeluaran uang, tidak tertutup dan diganjal menggunakan besi yang telah di modifikasi olehnya.

Saat itu lah, Deni mencungkil uang dari mesin ATM menggunakan kawat sepanjang 30 centimeter yang telah dibuat membentuk huruf L dan pinset besi.

"DS mencongkel, satunya lagi mencabut power suplay. Mengaku belajar dari temannya," terangnya.

Kedua pelaku baru sekitar satu bulan tinggal dirumahnya kontrakan saudara nya di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Menurut pihak kepolisian, Bank BRI masih menghitung kerugian yang di akibatkan pencurian uang di mesin ATM miliknya.

Sedangkan barang bukti yang disita pihak kepolisian berupa satu kartu ATM BRI, uang tunai senilai Rp 250 ribu, kawat sepanjang 30 centimeter, pinset dan besi penjepit mesin ATM.

"Kerugian, sedang di data oleh bank BRI. Pelaku dikenakan Pasal 363, penuciran dengan pemberatan, ancaman maksimal tujuh tahun kurungan penjara," jelasnya. (YDtama)

berita terkait

Komentar