Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany bersama Wali Kota Serang, Syafrudin
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany bersama Wali Kota Serang, Syafrudin

Akan Kirim Sampah 400 Ton Per Hari ke Kota Serang, Begini Penjelasan Airin

SERANG, TOPmedia – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mengirim sampah ke Kota Serang 400 ton per hari yang akan di simpan di Tempat Pembuangan Sampah Ahir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan.

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany datang ke Kota Serang untuk melakukan kesepakatan bersama antara Kota Serang dengan Tangsel.

Airin mengatakan Tangsel melakukan kerjasama antar daerah dalam hal ini dengan Kota Serang bukan hanya soal persampahan saja, tapi juga bidang pendidikan, kesehatan pekerjaan umum dan perumahan dan kawasan pemukiman dan lain sebagainya.

"Itu tidak hanya lingkungan hidup persampahan saja ada beberapa pointer. Baik bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum perumahan dan kawasan permukiman, ketertiban umum, bidang sosial, tentang usaha mikro kecil dan menengah serta yang lainnya tentu bisa apa yang menjadi potensi terbaik di Kota Serang," katanya kepada wartawan di salah satu Hotel di Kota Serang, Jum'at (22/1/2021).

Namun Airin mengakui untuk fokus pertamanya akan melakukan kerjasama di bidang lingkungan hidup dan persampahan. Maka kata dia, pihaknya meminta pendampingan ke Badan pengawasan keuangan pembangunan (BPKP) dan inspektorat.

"Untuk fokus yang pertama kita akan lakukan adalah di bidang lingkungan hidup dan persampahan, nah beberapa tahapan makanya kita meminta pendampingan dengan BPKP, inspektorat dan lain sebagainya itu ada aturan regulasi yang mengaturnya baik yang kita keluarkan dan beberapa pergeseran anggaran dan lainnya," imbuhnya.

Airin juga meminta kerjasama tersebut tidak boleh merugikan. Untuk pelaksanaan kerjasama itu pihaknya menyerahkan kepasa Kota Serang.

"Tentu itu yang kita inginkan sesuai dengan aturan yang berlaku, dan tentu kita sangat berharap ini kan namanya kerjasama tidak boleh merugikan tetapi harus saling menguntungkan. Teknis pelaksanaan yang disampaikan seperti apa yang saya yakini dinas lingkungan hidup Kota Serang memiliki sistem dan metode yang benar serta tentu bagaimana mengurangi volusi dan lain sebagainya," terangnya.

"Kota Serang pun sudah menghitung, itu pun dengan daya dukung lingkungan dan hal lainnya. Yang pasti prinsipnya bagi kami bahwa otonomi daerah adalah membuat kita mampu melakukan sebuah program kegiatan di wilayah masing-masing, tetapi otonomi daerah juga tidak menjadi mengkotak-kotakkan bagaimana kerjasama antar daerah bisa dilakukan dengan prinsip saling menguntungkan, tidak boleh satupun yang dirugikan," tandasnya.(Adi/Red)

berita terkait

Komentar