Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

5 Hal Terpenting Yang Membuat Wanita Tak Kunjung Hamil

TOPmedia - Jika Anda merupakan salah satu pasangan yang memang sedang menunggu memiliki momongan namun tak kunjung datang, artikel ini cocok untuk Anda.

Ada banyak hal yang membuat pasangan suami istri tak kunjung memiliki anak, misalnya saja hidup yang tidak sehat, stres, kekurangan berat badan, infeksi, ketidakseimbangan hormon, jumlah sperma yang rendah, kelainan pada rahim, dan lain sebagainya.

Untuk itu, mungkin Anda harus mengetahui dulu penyebab umum, mengapa hal itu bisa terjadi. Tentu saja hal ini bisa disebabkan oleh pihak pria maupun wanita itu sendiri. Berikut ulasannya.

1. Seks tidak teratur

Jika Anda tidak menerapkan seks secara teratur, maka hal ini juga bisa membuat Anda tidak kunjung hamil. Pasalnya, Anda bisa saja melewati masa ovulasi yang memang sangat menunjang kehamilan.

2. Terlalu sering berhubungan seks

Jika tidak teratur melakukan seks dapat melewatkan masa subur atau ovulasi, namun terlalu sering juga dapat Anda tak kunjung hamil. Pasalnya ada kemungkinan Anda dan pasangan mengalami kelelahan sehingga menurunkan peluang hamil. Belum lagi kualitas sperma akan turun, bukan hanya kualitas namun juga kuantitas.

3. Tidak mengubah posisi

Sebuah penelitian mengklaim bahwa selalu melakukan posisi seks yang sama dalam kurun waktu yang lama juga berakibat pada penundaan kehamilan. Maka dari itu, Anda harus berganti posisi agar cepat hamil.

4. Menggunakan pelumas

Jika Anda menggunakan banyak pelumas saat berhubungan seks, maka hal itu akan menyebabkan sperma mati. Bahkan sebelum mereka sampai ke sel telur. Hal ini disebabkan oleh kebanyakan pelumas mengandung spermisida.

5. Salah perhitungan masa ovulasi

Kebanyakan adalah tidak memperhitungkan dengan baik kapan ovulasi pada wanita datang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan terhadap persiapan kehamilan. Untuk itu, disarankan agar berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui masa ovulasi sehingga Anda cepat hamil.

 

 

 

Sumber: www.merdeka.com

berita terkait

Komentar