Bayi (Foto: Shutterstock)
Bayi (Foto: Shutterstock)

4 Nama Anak yang Dilarang' di Beberapa Negara


TOPmedia - Orangtua memang memiliki hak untuk memberikan nama apapun pada anak-anaknya. Inspirasi nama anak pun bisa datang dari mana saja. Termasuk dari hal unik dan 'nyeleneh'.

Beberapa nama, karena dianggap terlalu unik dan tak biasa, sampai dilarang oleh beberapa negara. Negara mengeluarkan aturan terikat bahkan sampai harus ke pengadilan.

Ada empat nama yang diketahui tak boleh digunakan sebagai nama anak di beberapa negara. Penasaran?

1. Sianida/ Cyanide
Pada April 2017, pengadilan Welsh, Inggris memutuskan menentang pemilihan nama jenis racun ini. Hal ini lantaran ada seorang ibu yang kukuh memberikan nama anaknya dengan nama Cyanide. Cyanide merupakan senyawa kimia yang dipakai Hitler untuk bunuh diri.

2. Facebook
Pejabat pencatatan sipil di Sonora, Meksiko, tidak menyukai nama anak yang terinspirasi dari media sosial dan budaya pop. Sebuah daftar berisi nama yang dilarang sebagai nama anak pun dikeluarkan pada 2014. Nama-nama tersebut antara lain Facebook, Virgin, Burger King dan Harry Potter.

3. Harriet
Bagi orangtua di Islandia ada keharusan untuk memilih nama tradisional sebagai nama anak mereka. Seperti Baldey, Bebba dan Brá. Pernah ada kasus, orangtua yang memberi nama anaknya Harriet di Islandia, tapi pejabat setempat tak mengabulkannya.

Nama tersebut dianggap tidak mencerminkan budaya Islandia dan orangtua dari Reykjavik terpaksa memilih nama alternatif untuk mendapatkan paspor anak perempuan mereka.

4. Jihad
Tahun lalu, pemerintah Cina mengambil sikap politik terhadap nama-nama bayi tertentu, termasuk Muhammad, Arafat dan Jihad. Para pejabat mengatakan bahwa tindakan keras itu adalah upaya untuk "mengekang semangat keagamaan" di Xinjiang. Xinjiang merupakan daerah yang dihuni oleh warga Uighur, sebuah kelompok minoritas yang kebanyakan beragama Islam.

Berita ini telah tayang di dream.co.id dengan judul  : 4 Nama Anak yang 'Diharamkan' di Beberapa Negara

berita terkait

Komentar