Kepala Biro Umum Setda Provinsi Banten, Siti Ma'ani Nina. (Foto: Humas)
Kepala Biro Umum Setda Provinsi Banten, Siti Ma'ani Nina. (Foto: Humas)

220 Staf Ahli Kepala Daerah Se-Indonesia Ikuti Rakernas di Banten

SERANG, TOPmedia - Dalam rangka memaksimalkan peran staf ahli kepala daerah, Provinsi Banten melalui Biro Umum Setda Provinsi Banten dipercaya menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Le Dian, Kota Serang, Banten pada 21-23 November 2016 di Hotel Le Dian, Kota Serang.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Umum Setda Provinsi Banten Siti Ma'ani Nina menyampaikan, dengan diselenggarakannya Rakernas ini diharapakan para staf ahli kepala daerah bisa membuatkan rekomendasi-rekomendasi, masukan serta saran untuk Mendagri dan kepala daerah mulai tingkat Wali Kota, Bupati dan Gubernur.

"Sesuai dengan amanat dalam PP no 19 tahun 2010 tentang kewenangan gubernur disebutkan, bahwa pemberdayan staf ahli oleh gubernur dalam rangka mewujudkan efektivitas dan sinergitas dalam pengelengaaraan kepala daerah," tukasnya.

Sebagai ketua panitia pelaksana, Nina menyampaikan Rakernas Staf Ahli Kepala Daerah ini diselenggarakan di Kota Serang, Provinsi Banten dari tanggal 21-23 November 2016, dengan jumlah  peserta sebanyak 220 orang staf ahli Gubernur se-Indonesia dan staf ahli Bupati dan Wali Kota se-Banten.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ranta Soeharta berharap, dalam kegiatan ini para staf ahli bisa menghasilkan konsep yang mengarah kepada penguatan peran staf ahli di daerah masing-masing. “Jadi ada suatu hal yang kreatif dihasilkan dalam forum ini yang mengarah pada peran para staf ahli,” ujarnya.

Rakernas selama dua hari ini diharapkan bisa dimaksimalkan oleh para staf ahli untuk membahas poin-poin bahan rekomendasi untuk disampaikan ke gubernur, bupati, walikota dan juga kepada pemerintah pusat.

“Staf ahli kan berbeda dengan SKPD, tugasnya kan menganalisis membuat rumusan, karena ada tupoksi-tupoksinya masing-masing, dan saya harap hasilnya adalah penguat peran, efesien dan efektif konsepnya itu aja, dibuat kesepakatan ke setiap gubernur, baik Banten maupun lainnya,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ranta pun memaparkan sejumlah program yang tengah dilaksanakan di Provinsi Banten. Salah satunya terdapat 12 proyek nasional yang dicanangkan di Banten.

“Alhamdulillah, ada 12 proyek nasional yang dicanangkan di Banten. Dari 12 proyek nasional itu ada satu program yang sudah disetujui Presiden, yakni soal jalan tol Serang-Panimbang. Mudah-mudahan 12 proyek nasional ini bisa dilaksanakan dan sukses di Banten,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Banten, Cepi Saprul Alam mengatakan, persoalan yang dibahas dalam Rakernas ini merupakan persoalan umum. Salah satunya adalah nomenklatur staf ahli seiring adanya perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK).

“Dalam SOTK yang baru kan staf ahli hanya ada tiga orang. Nah bentuknya seperti apa,  fungsinya, pembagian tugasnya kita bicarakan malam ini dan akan menjadi dasar untuk seluruh daerah,” ujar Cepi.

Menurut Cepi, hasil diskusi seluruh staf ahli ini akan disodorkan kepada setiap pemerintah daerah dan pemerintah pusat. “Tentu waktu yang ada ini kita maksimalkan untuk membentuk konsep-konsep dan peran staf ahli ke depan,” ungkapnya. (ADVERTORIAL/Biro Umum Setda Provinsi Banten)

berita terkait

Komentar