Ilustrasi DPS
Ilustrasi DPS

150.935 Warga Banten Terancam Tak Punya Hak Pilih

SERANG,TOPmedia - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten meminta kepada KPU tingkat kabupaten/kota serta Disdukcapil dengan diawasi Panwas terus melakukan pengecekan nama-nama pemilih yang berpotensi tercoret dari daftar pemilih.

Komisioner KPU Banten Divisi Humas, Data, Informasi, dan Hubungan Antar Lembaga Didih M Sudi menjelaskan, sampai saat ini menjelang pleno rekap Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Provinsi Banten pada, Kamis 8 Desember 2016 masih ada sekitar 150.935 pemilih yang belum juga ditemukan di data base.

"Hingga hari ini kami masih terus melakukan koordinasi dengan pihak disdukcapil untuk melihat perkembangan jumlah pemilih yang tidak terdaftar di data base tersebut. Pada hasil rapat sebelumnya, terdapat 995.081 pemilih yang tidak memiliki KTPel. Namun pada rapat hari ini, Minggu (4/12/2016), pemilih yang belum melakukan perekaman dan atau tidak ditemukan dalam database kependudukan SIAK disdukcapil Kemendagri sebanyak 150.935, " ujar Didih.

Disampaikan Didih, dari 150,535 pemilih rinciannya berada di Kota Cilegon 1.308 pemilih, Kota Serang 120, Kota Tangerang 16.596, Kota Tangsel 8.046, Kabupaten Lebak 7.223, Kabupaten Pandeglang 47.493, Kabupaten Serang 8.636, Kabupaten Tangerang 61.513. 

Didih mengatakan, hingga saat ini pengecekan data dalam SIAK disdukcapil Kemendagri masih terus berlangsung. Sebab masih memungkinkan adanya perbedaan data DPS. Oleh karenanya, pihaknya meminta KPU dan disdukcapil tingkat kabupaten/kota dibawah pengawasan Panwas terus melanjutkan pengecekan nama-nama pemilih yang berpotensi non KTPel tersebut jika memang masih belum selesai. 

“kami terus melalukan pengecekan datanya secara berkala,” katanya. (gilang/red)

berita terkait

Komentar