Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid. (Foto: TOPmedia)
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid. (Foto: TOPmedia)

10.662 Hektare Lahan Pertanian di Banten Kekeringan, Kadistan Anggap Masih Normal

SERANG, TOPmedia - Fenomena musim kemarau di Provinsi Banten masih dalam kategori normal, sesuai perkiraan BMKG. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, bahwa menurut data pada tgl 10 Juli 2019 lalu yang terdampak kekeringan di Banten itu sebesar 10.662 hektare dengan status sampai saat ini belum ada yang puso (Gagal Panen).

"Saat ini yang berstatus ringan sebesar 6563 hektare, sedangkan yang berstatus sedang itu sebesar 3788 hektare dan yang berstatus berat 311 hektare," katanya, saat ditemui di kantornya, Jumat (12/7/2019).

Dikatakan Agus, dari 8 Kabupaten/kota se-Provinsi Banten yang paling besar terdampak kekeringan ialah Kabupaten Pandeglang dengan luas 9019 hektare, kedua terbesar yaitu di Kabupaten Lebak dengan luas 891 hektare dan ketiga Kabupaten Tangerang dengan luas 97 hektare. Sedangkan Kabupaten Serang seluas 619 hektare.

“Upaya pemprov Banten melalui Dinas Pertanian dengan menurunkan ratusan Pompa air, terutama di wilayah yang terdampak besar seperti Pandeglang dan Lebak,” ujarnya.

Menurut Agus, salah satu solusi yang ia lakukan saat ini untuk jangka kedepan, terlebih kepada berdampak  terbesar ialah mengoptimalkan kemampuan pompa yang ada. Kedua mengusulkan ke APBD dengan membuat sumur Pantek, solusi ketiga mengadakan antisipasi melalui asuransi usaha tanaman padi (AUTP)

"Saat ini Pemprov Banten mengalokasikan untuk AUTP sebanyak 12 .000 hektare tapi yang baru masuk menjadi anggota AUTP sekarang hanya 700 hektare untuk preminya itu Rp 36.000 perhektare dan permusim dengan klem asuransi  jika gagal panen akan mendapatakn asuransi sebesar Rp 6 juta. Maka kami mengimbau kepada dinas, walikota dan Bupati  untuk menyampaikan kepada para petani, jika rawan kekeringan untuk memasukan kepada asuransi,"pungkasnya. (Ju/Red)

berita terkait

Komentar