Press conference penangkapan pelaku spesialis ganjal kartu ATM, di Mapolsek Ciruas, Senin (09/11/2020).
Press conference penangkapan pelaku spesialis ganjal kartu ATM, di Mapolsek Ciruas, Senin (09/11/2020).

1 Tewas Kena Timah Panas Polisi, Pelaku Pembobol ATM Diringkus Polres Serang

SERANG, TOPmedia - Pelaku pembobolan mesin ATM diringkus Polres Serang Kabupaten. Satu pelaku, Km (34), terpaksa meregang nyawa lantaran melawan petugas kepolisian menggunakan obeng dan pisau karter, kemudian kabur.

Sedangkan pelaku YD (33), harus dilumpuhkan dengan timah panas, lantaran berupaya kabur dari penangkapan pihak kepolisian dan tidak mengindahkan tembakkan peringatan.

Para pelaku sengaja memasukkan alat pengganjal ke lubang tempat memasukkan kartu ATM agar tidak bisa keluar.

"Tersangka ada empat orang, dua kita tangkap, karena melawan kita berikan tindakan tegas, makanya korban meninggal dunia, atas nama K. Dua lagi sedang dalam pengejaran," kata Kapolres Serang Kabupaten, AKBP Mariono, di Mapolsek Ciruas, Senin (09/11/2020).

Para pelaku berbagai tugas dan peran, tersangka YD dan K bertugas membuntuti korban. YD masuk ke dalam ruangan mesin ATM dan berpura-pura membantu korban agar berusaha memasukkan kembali pin ATM nya.

Kemudian peran K berada diluar ruangan mesin ATM, mengawasi kondisi sekitar dan menyarankan korbannya agar melapor ke bank esok harinya, untuk memblokir kartu ATM nya.

"Tersangka yang dibelakang bertugas menghafal nomor pin korban. Karena sudah diberikan pengganjal dan selotip, ATM yang sudah masuk tidak bisa keluar. (Pelaku K) kemudian menyuruh korban besok ke bank untuk memblokir, sebelum diblokir dikuras dulu," jelasnya.

Para pelaku sudah melancarkan aksinya sejak bukan Juli dan terakhir bulan Oktober 2020. Setidaknya, tiga nasabah perbankan di Kabupaten Serang menjadi korban kejahatan pelaku.

Pelaku ditangkap Sabtu, 07 November 2020 sekitar pukul 20.00 wib, usai pihak kepolisian mengidentifikasi ciri-ciri dan mengenali wajah pelaku yang terekam CCTV di dalam ruangan mesin ATM.

"Untuk masyarakat, apabila mengambil uang di ATM, sebisa mungkin di dampingi temannya. Jika ada hambatan, jangan memberitahu pin kepada siapapun. Rekening yang kita miliki harus selalu online dengan hp kita, agar bisa di antisipasi," ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun kurungan penjara..(YDtama/Red)

berita terkait

Komentar